Unika Santu paulus ruteng

DPRD Manggarai Timur Jajaki Kerja Sama dengan Unika Santu Paulus Ruteng

Foto: Pimpinan DPRD Manggarai Timur Berfoto Bersama Pimpinan Unika Santu Paulus Ruteng Seusai Pertemuan (9/1/2020)

Pimpinan DPRD Manggarai Timur menemui Pimpinan Unika Santu Paulus Ruteng pada Kamis (9/1/2020) untuk menjajaki peluang kerja sama kedua lembaga dalam proses penyusunan perda di Kabupaten Manggarai Timur. Dalam pertemuan yang diadakan di Lantai 4 Gedung Utama Unika Santu Paulus ini, Pimpinan DPRD Manggarai Timur diwakili oleh Ketua DPRD, Heremias Dupa, S.I.Kom.,M.Si., Wakil Ketua DPRD, Damu Damianus, S.Sos., M.M., Ketua Bapemperda, Lucius Modo, M.Th., Sekretaris Bapemperda, Bonafantura Jemarut, S.H. dan Staf Sekretariat DPRD, Yeremias Umat, S.Kom. Sementara Pimpinan Unika diwakili oleh Wakil Rektor I, Dr. Fransiska Widyawati, M.Hum., Wakil Rektor II, Dr. Marselus R. Payong, M.Pd., Wakil Rektor III, Dr. Inosensius Sutam, Kepala LPM, Dr. Ans P. Yuliantari, M.Hum., dan Dekan FKIP Dr. Maksimus Regus, S.Fil., M.Si. Pertemuan ini dipandu oleh Sekretaris Rektor Unika Santu Paulus, Rudolof Ngalu, S.Fil., M.Pd.

Melalui Ketua DPRD, Pimpinan DPRD Manggarai Timur mengutarakan maksud kedatangan ke Unika Santu Paulus Ruteng adalah untuk meminta kesediaan lembaga pendidikan tinggi ini untuk membantu merumuskan naskah akademik bagi tiga perda yang akan diinisiasi. Ketiga perda tersebut adalah Perda tentang Perubahan Status Kelembagaan BLUD-SPAM menjadi PDAM, Perda tentang Keterbukaan Informasi Publik, dan Perda tentang HIV/AIDS. “Romo, Bapak/Ibu Pimpinan Unika Santu Paulus yang saya hormati, maksud kedatangan kami adalah untuk meminta kesediaan dan bantuan Unika Santu Paulus Ruteng dalam perumusan naskah akademik tiga Perda inisiatif DPRD tahun 2020 ini. Syukur kalau bisa sampai pada proses penyusunan draf perdanya. Dalam tahun ini kami, DPRD akan mengajukan 3 Perda inisiatif, yaitu Perda tentang Perubahan Status Kelembagaan BLUD-SPAM menjadi PDAM, Perda tentang Keterbukaan Informasi Publik, dan Perda tentang HIV/AIDS.” ujar Ketua DPRD pada awal pertemuan. Selanjutnya, sambil memperkenalkan unsur pimpinan DPRD yang hadir, ia menyatakan alasan pemilihan Unika Santu Paulus sebagai mitra dalam proses penyusunan Perda adalah agar perda-perda yang dihasilkan memiliki basis kajian akademik yang baik. Selain itu, ada pertimbangan efisiensi waktu dan anggaran dengan menggandeng lembaga pendidikan tinggi di daerah. “Dengan bantuan Unika, kami ingin perda-perda ini memiliki basis kajian empirik dan akademik yang baik. Selain itu, kerja sama dengan Unika juga akan membuat ada efisiensi waktu dan anggaran. Kami tidak perlu jauh-jauh ke luar daerah menghabiskan anggaran daerah yang besar hanya untuk mencari mitra seperti ini” lanjutnya.

Foto: Pertemuan Pimpinan DPRD Manggarai Timur dan Pimpinan Unika Santu Paulus Ruteng Membahas Kerja Sama dalam Penyusunan Naskah Akademik Perda (9/1/2020)

Menanggapi tawaran ini, Pimpinan Unika Santu Paulus melalui Warek I menyatakan apresiasi dan terima kasih untuk kepercayaan DPRD Manggarai Timur. Namun keputusan untuk menerima tawaran ini baru bisa disampaikan setelah ada rapat di tingkat senat dosen Unika Santu Paulus Ruteng. “Pertama-tama, saya menyampaikan permohonan maaf dari Rektor yang tidak bisa hadir di sini karena sedang ada tugas ke luar daerah. Waktu saya menyampaikan rencana Pimpinan DPRD untuk datang dan membicarakan kerja sama dengan Unika, Rektor pada dasarnya menyambut positif hal ini sebagai sesuatu yang baik. Ini menjadi kesempatan bagi Unika Santu Paulus untuk menunjukkan kontribusi nyata bagi masyarakat. Namun keputusan untuk menerima tawaran ini akan dibicarakan dan diputuskan lebih lanjut dalam rapat senat. Karena itu, mungkin baik bila pada kesempatan ini, kami diberi gambaran tentang tahapan-tahapan kerjanya karena terus terang kami masih sedikit awam dengan hal-hal teknisnya. Ini juga penting untuk menjadi bahan pertimbangan dalam rapat senat nanti” terang Warek I. Senada dengan Warek I, Warek II juga menyambut positif tawaran kerja sama ini. Baginya ini adalah awal proses rasional yang baik di tingkat daerah. “Saya sangat mengapresiasi niat DPRD Manggarai Timur ini. Ini baru namanya proses rasional yang baik dalam perumusan kebijakan daerah. Selama ini, banyak produk kebijakan daerah yang hanya copy-paste dari daerah lain yang minim kajian. Karena itu, kalau ini diputuskan diterima, kami meminta waktu untuk melakukan kajian-kajian, mempelajari data-data untuk menjadi dasar kerja kami nanti” ungkap Warek II menambahkan.

Sebelum menutup pertemuan, pihak Unika Santu Paulus melalui Dekan FKIP dan Kepala LPM meminta agar DPRD Manggarai Timur segera menyiapkan kelengkapan administrasi surat-menyurat, informasi-informasi terkait proses kerja sama dan timeline kerja, serta target penyelesaiannya. Dengan itu, pihak Unika bisa menyesuaikan dengan jadwal yang ada di kampus. (*Adm/RN)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

Seminar Nasional Linguistik dan Linguistik Terapan di Kampus Unika Santu Paulus Ruteng

Foto: Para pemateri dan moderator dalam Semnas di GUT Lt 5 Unika St Paulus Ruteng, ...