Unika Santu paulus ruteng

FIKP Unika Santu Paulus Ruteng dan GNI Manggarai Barat Bermitra: Prodi SEP Diminta Berdayakan Petani Kopi

Foto: Dekan FIKP, David Djerubu, S.Fil., M.A berjabat tangan dengan Manajer GNI Manggarai Barat, Vinsensius Yosef Bana seusai penandatanganan MoU antara kedua lembaga, Selasa (11/2/2020)

Fakultas Ilmu Kesehatan dan Pertanian (FIKP) Universitas Katolik Indonesia (Unika) Santu Paulus Ruteng menjalin kerja sama dengan Yayasan Gugah Nurani Indonesia (GNI) Manggarai Barat melalui penandatanganan Nota Kesepahaman antara kedua lembaga pada Selasa (11/2/2020). Penandatanganan Nota Kesepahaman yang dilaksanakan di Aula De Lelis FIKP ini, merupakan bagian dari upaya meningkatkan peran program studi-program studi (Prodi) pertanian yakni Agronomi dan Sosial Ekonomi Pertanian (SEP) dalam memajukan bidang pertanian di wilayah Manggarai Raya. Kerjasama ini menyangkut pemberdayaan petani kopi yang berada di wilayah binaan GNI Manggarai Barat, terutama untuk penanganan pasca-panen. Melalui kerja sama ini, Prodi SEP berkesempatan untuk mengabdikan diri untuk meningkatkan pendapatan rumah tangga petani kopi. Hal ini tentunya untuk selaras dengan misi Prodi SEP yakni melaksanakan pengabdian kepada masyarakat secara nyata dalam merespon permasalahan sosial ekonomi pertanian yang dihadapi oleh masyarakat. Dalam rangka itu, Prodi SEP berkomitmen untuk menjalin kerja sama dengan petani, pelaku usaha, dan pemerhati bidang pertanian.

Baca juga: Rumuskan Visi Misi, Prodi Keperawatan Unika Santu Paulus Ruteng Adakan Focus Group Discussion


“Kami selama ini telah mendampingi beberapa kelompok bisnis yang terdiri dari petani-petani kopi. Dengan menjadi mitra, kami berharap Prodi SEP bisa membantu meningkatkan pendapatan rumah tangga petani kopi melalui penanganan pasca-panen,” ungkap Manajer GNI Manggarai Barat, Vinsensius Yosef Bana.Yayasan ini berharap dengan adanya kemitraan ini,Prodi SEP Manggarai Barat bersama GNI Manggarai Barat dapat menyusun modul, memberikan pelatihan hingga menghasilkan produk olahan kopi kepada kelompok bisnis yang telah dibina selama ini.

Foto: Pimpinan FIKP dan Prodi-Prodi Pertanian Berfoto Bersama Manajer GNI Manggarai Barat penandatanganan MoU antara kedua lembaga, Selasa (11/2/2020)

Sementara itu, Dekan FIKP, David Djerubu, S.Fil., M.A. dalam sambutannya menegaskan ekpektasinya bahwa, baik dosen maupun mahasiswa Prodi SEP dapat berperan secara nyata dalam menanggapi persoalan-persoalan yang dihadapi oleh rumah tangga petani. Di samping itu, ia juga mengharapkan Prodi SEP dan Agronomi mampu membekali mahasiswa dengan keterampilan-keterampilan khusus sesuai bidang keahlian masing-masing dengan melibatkan peran pelaku utama, pelaku usaha dan pemerhati bidang pertanian. Hal ini bertujuan untuk menyukseskan kampus merdeka, di mana program studi dituntut menerapkan pembelajaran berbasis magang, pelatihan, penelitian dan kewirausahaandemi tantangan revolusi industri 4.0. “MoU ini merupakan bentuk PkM nyata dari Prodi SEP untuk memajukan bidang pertanian di Manggarai Raya. Begitu juga dalam rangka merespon program kampus merdeka. Ke depan semoga mahasiswa prodi pertanian diberi peluang untuk melakukan praktikum, magang, dan praktik kerja lapangan di wilayah binaan GNI Manggarai Barat.” tegas David. (Cont/Adm: PP, RP/RN)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

Prodi PBSI Unika Santu Paulus Jalin Kerja Sama Pengembangan Tri Dharma PT dengan Yayasan Klub Buku Baca Petra

Foto: Pengurus Yayasan Buku Baca Petra bersama Keprodi, Sekprodi dan Dosen Prodi PBSI Unika Santu ...