REKONSTRUKSI PENDIDIKAN BERBASIS BERPIKIR KRITIS (PBBK) DALAM MENYIKAPI PERMASALAHAN SOSIAL AKIBAT PENGGUNAAN MEDIA SOSIAL PADA KURIKULUM SEKOLAH MENENGAH PERTAMA

  • Marianus Mantovanny Tapung Fakultas Kesehatan, Universitas Katolik Indonesia Santu Paulus Ruteng
  • Marselus Ruben Payong Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Katolik Indonesia Santu Paulus Ruteng
Keywords: rekonstuksi pendidikan, berpikir kritis, permasalahan sosial, media sosial

Abstract

Dari sisi negatif, perkembangan teknologi informasi telah menciptakan permasalahan sosial yang cukup tinggi di kalangan orang muda Indonesia. Hal ini terjadi, selain karena tingkat literasi media yang masih rendah, juga disebabkan karena fasilitas pendidikan yang berbasis berpikir kritis belum terintegrasi secara baik. Padahal, salah satu potensi yang dimiliki oleh orang muda termasuk siswa sekolah menengah pertama adalah kemampuan untuk berpikir kritis. Mengingat hal ini, dengan belajar dari negara-negara maju, salah satu cara  untuk menghindari siswa dan masyarakat dari dampak buruk penggunaan media sosial adalah upaya mengintegrasikan pendidikan berbasis berpikir kritis dalam kurikulum sekolah menengah.  Dengan adanya pendidikan berbasis berpikir kritis siswa dapat memiliki pengetahuan, sikap, dan keterampilan untuk memecahkan berbagai permasalahan sosial, yang salah satu disebabkan karena penggunaan media sosial yang tidak kritis. Banyak penelitian menegaskan tentang pentingnya pendidikan berbasis berpikir kritis ini untuk diintegrasikan ke dalam sistem kurikulum, konten materi, dan pelaksanaan pembelajaran di kelas. Untuk membantu pemangku kepentingan pendidikan dalam mengintegrasikannya, maka perlu rekonstruksi gagasan tentang pendidikan berbasis berpikir kritis ini. Adapun metode rekonstruksi gagasan, selain didasarkan pada kenyataan faktual mengenai kondisi riil pembelajaran di tengah perkembangan teknologi informasi digital,  juga berdasarkan pada hasil penelusuran terhadap berbagai literatur yang berkaitan erat dengan pentingnya pendidikan berbasis berpikir kritis.

References

Allen, Robert D, 1987. "Intellectual Development and the Understanding of Science: Applications of William Perry's Theory to Science Teaching." Journal of The University of North Carolina at Charlotte., p. 56-58.

Banks, J.A. 1993. Multicultural Education: Issues and Perspectives. Needham Heights, Massachusetts : Allyn and Bacon.https://faculty.washington.edu/jbanks/, diakses, 21 Februari 2016.

Bean, John. 1996. "Helping Students Read Difficult Texts." Engaging Ideas: The Professor's Guide to Integrating Writing, Critical Thinking, and Active Learning in the Classroom. San Francisco: Jossey-Bass.

Brubacher, John S. 1974. A History of The Problems of Education. New York and London, McGraw –Hill Book Company, Inc.

Calhoun, C., 1995. Critical Sosial Theory. Cambridge, MA: Blackwell.

Callawaert, S. 1999. “Philosophy of Education, Frankfrut Critical Theory and The Sociology of Pierre Bourdieu “ dalam T. Popkewitz dan L. Fendler (eds), Critical Theories In Education: Changing Terrains of Knowledge and Politics, London: Routledge.

Chomsky, N. 1978. Human Rights and American Foreign Policy. New York: Oxford University.

Dadang, Supardan, 2015. Teori-Teori Belajaran dan Pembelajaran, Jilid 1-2. Yayasan Rahardja:Bandung.

Delgaauw, Bernad, 1988. Filsafat Abad XX. Yogyakarta: Tiara

Delors,1996. Learning: The Treasure Within, The United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization, Place de Fontenoy, France.

Ennis, Robert. H., 1996. Critical Thinking .USA :Prentice Hall, IncFacione, N.C, & Facione,P.A.

Fisher, Alec. 2001. Critical Thinking: Introduction. UK: Cambridge University Press.

Freire, Paulo, 1984. Pendidikan Sebagai Praktek Pembebasan (diindonesiakan oleh Sindhunata), Jakarta: Gramedia.

Fukuyama, Francis & Samuel P. Huntington, 2005. The Future of The World Order (Masa Depan Peradaban dalam Cengkeraman Demokrasi Liberal versus Pluralisme), Yogyakarta:IRCiSod.

Glaser, E. M., 1991. An Experiment in the Development of Critical Thinking. New York: Columbia University Teacher's College.

Habermas, Juergen, 2002. Religion and Rationality: Essays on Reason, God, and Modernity, ed. Eduardo Mendieta, MIT Press.

Halx, M., & Reybold, L. E, 2005. A Pedagogy of Force: Faculty Perspectives of Critical Thinking Capacity in Undergraduate Students. The Journal of General Education.

Henderson-Hurley, M., & Hurley, D, 2013. Enhancing Critical Thinking Skills Among Authoritarian Students. International Journal of Teaching and Learning in Higher Education.

Hove, Genal, 2011. “Developing Critical Thinking Skills in the Senior High School Classroom” Retrieved June 21, 2016http://h08.cgpublisher.com/proposals/65/index_html.

Ira Shor & Paulo Freire, 1945. Pedagogy for Liberation. Bergin dan Garvey Publisher.

Kinch, J.W., 1974. Sosial Problems in the World Todays. London : Addison-Wesley Publising Company.

Kincheloe, J.L., 2008. Knowledge and Critical Pedagogy: An Introduction, 3, Springer Science and Business Media B.V.

Martorella, P.H., Beal, C.M., dan Bolick, 2005. Teaching Sosial Studies in Middle and Secondary Schools. Colombus, Ohio, New Jersey: Merrill Prentice Hall.

McLaren, P., 1995. Critical Pedagogy and Predatory Culture: Oppositional Politics in a Postmodern Era. New York: Routledge.

Morrison, K., 1995. “ Habermas and The School Curriculum” Tesis yang tidak diterbitkan. School of Education, University of Durham.

_____________, 2003. “Jurgen Habermas”, dalam Joy A. Palmer (ed), 50 Pemikir Pendidikan: Dari Piaget Sampai Masa Sekarang. (Alih bahasa: Farid Assifa) Yogyakarta:Jendala.

Newmann, F.M. 1991. “Promoting Higher Order Thinking in Sosial Studies:Overview of a study of 16 high school Departments. Theory and Research in Sosial Education, 4(19),324–340.

Payong,Marsel dan Marianus Tapung, 2017. Pembelajaran Berbasis Berpikir Kritis di SMP se-Kota Ruteng (sebuah Penelitian Pembelajaran). Ruteng: Perennial Institute.

Russel, Bertrand, 2007. The Problem of Fhilosophy, (terjem.) .Colombus, Ohio, New Jersey: Merrill Prentice Hall.

Sulaiman, W.S.W., Rahman, W.R.A., & Dzulkifli, M.A., 2007. “Relationship Between Critical Thinking Dispositions, Perceptions towards Teachers, Learning Approaches and Critical Thinking Skills among High School Students”. Retrieved September 29, 2016, from digital.library.adelaide.edu.au/dspace/bitstream/2440/.../

Thahjadi, S..P.L. 2004. Pertualangan Intelektual, Yogyakarta: Kanisius.

Yang SC dan Chung TY, 2009. “Experimental study of Teaching Critical Thinking in Civic Education in Taiwanese Senior HighSchool. Retrieved July 12, 2016, (http://www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmed/17822582)

van Gelder, T., 2000. The Efficacy of Undergraduate Critical Thinking Courses. A Survey in Progress. Retrieved October 6, 2016, from http://www.philosophy.unimelb.edu.au/reason/papers/efficacy.html.

Zevin, Jack. 2007. Sosial Studies for The Twenty-First Century; Methods and Materials for Teaching in Middle and Secondary Schools. New Jersey: Lawrence Erlbaum Associates.
Published
2019-07-23
How to Cite
Marianus Mantovanny Tapung, & Marselus Ruben Payong. (2019). REKONSTRUKSI PENDIDIKAN BERBASIS BERPIKIR KRITIS (PBBK) DALAM MENYIKAPI PERMASALAHAN SOSIAL AKIBAT PENGGUNAAN MEDIA SOSIAL PADA KURIKULUM SEKOLAH MENENGAH PERTAMA. Jurnal Pendidikan Dan Kebudayaan Missio, 11(2), 201-213. Retrieved from https://unikastpaulus.ac.id/jurnal/index.php/jpkm/article/view/152