Unika Santu paulus ruteng

Peduli Bencana di NTT, Unika Santu Paulus Ruteng Galang Donasi

Foto: Flyer Ajakan untuk Donasi Bencana NTT dalam bentuk uang

Universitas Katolik Indonesia (Unika) Santu Paulus Ruteng menggalang donasi bagi korban bencana alam badai seroja di NTT. Bantuan kemanusiaan dalam bentuk uang dan barang itu sudah mulai disalurkan ke lokasi bencana di Lembata dan Adonara pada Minggu (11/04/2021) dan telah sampai di lokasi pada Selasa (13/04/2021). Dua dosen Unika Santu Paulus Ruteng yang berasal dari Flores Timur dan Lembata, Yohanes Kurniawan, M.Pd. dan Bernadus Tube, M.Pd. diutus menjadi perwakilan lembaga untuk mengantar langsung bantuan dalam bentuk barang tersebut langsung ke lokasi bencana.

Dr. Viktor Panteleon, M.Pd., yang menjadi salah satu kordinator penggalang donasi kemanusiaan ini,  menyatakan bahwa sampai dengan Selasa (13/04/2021), total donasi dalam bentuk uang yang sudah terkumpul mencapai 84.273.001 rupiah. Bantuan itu berasal dari kalangan internal kampus dan juga dari donatur luar kampus. “Sampai dengan hari ini 13 April 2021, bantuan yang sudah terkumpul sudah sebanyak 84.273.001 rupiah. Sumbangan ini berasal dari pemberian tulus para dosen, pegawai, mahasiswa, dan para donator dari luar kampus. Sumbangan ini merupakan bentuk kepedulian kampus terhadap bencana yang menimpa masyarakat di wilayah NTT, khususnya di Adonara dan Lembata.” ujar Viktor.

Lebih lanjut Sekretaris Wakil Rektor II (Warek II) Unika Santu Paulus Ruteng itu menyatakan bahwa, bantuan ini rencananya akan disalurkan dalam dua tahap. ”Sumbangan Tahap I akan segera didistribusikan ke para korban pada tanggal 15 April 2020, sebesar Rp 50.000.000, dengan rincian Rp 25.000.000 untuk wilayah Adonara, dan Rp 25.000.000 untuk wilayah Lembata. Sisa dari sumbangan ini akan dialokasikan untuk kegiatan trauma healing bagi para korban, yang akan dikoordinasi langsung oleh pihak kampus, agar mereka dapat melanjutkan hidup tanpa terus dibayangi oleh bencana yang menimpa mereka.”,  terangnya.

Foto: Flyer Ajakan Donasi untuk Bencana NTT dalam Bentuk Barang

Sementara itu bantuan dalam bentuk barang juga sudah terkumpul dan disalurkan ke lokasi bencana. Margareta Febhy Irene yang menjadi kordinator pengumpulan donasi dalam bentuk barang menyatakan bahwa sampai dengan Selasa (13/04/2021) bantuan sebanyak 21 karung pakaian, 1 karung beras, 20 dos berisi makanan kemasan, deterjen, pampers, pembalut, dll. sudah berhasil dikumpulkan.

“Bantuan kemanusiaan ini datang dari berbagai pihak seperti perorangan, keluarga, lembaga maupun komunitas. Pengiriman dibagi dua tahap, yang pertama dilakukan 11 April 2021 dengan jumlah 10 karung besar pakaian siap pakai tujuan Lembata dan telah tiba pada 13 April 2021. Pengiriman tahap dua akan dilakukan pada hari ini 14 April 2021 dengan rincian 11 karung besar, 1 karung beras dan 20 dos paket makanan, deterjen, pampers, pembalut, dll.” terang Febhy.

Unika Santu Paulus Ruteng masih membuka kesempatan untuk siapa saja yang ingin menyalurkan bantuan baik dalam bentuk uang atau barang dengan menghubungi nomor yang ada pada flyer yang termuat dalam berita ini. Melalui aksi solidaritas ini, Unika Santu Paulus Ruteng ingin membuktikan bahwa kampus bukanlah “menara gading” di tengah masyarakat yang hanya sibuk dengan urusan tridharma perguruan tinggi, tetapi juga terlibat secara langsung dan ikut merasakan suka duka dalam kehidupan bermasyarakat.

x

Check Also

Persiapkan Mahasiswa ke Lokasi KKN, Unika Santu Paulus Ruteng Adakan Kegiatan Pembekalan

Foto: Rektor Unika Santu Paulus Ruteng dan Dekan FKIP Unika Santu Paulus Ruteng Bersama Panitia ...