Unika Santu paulus ruteng

Prodi Agronomi Selenggarakan Kuliah Pakar Bersama Dekan Fakultas Pertanian IPB

Foto: Dekan Fakultas Pertanian Institut Pertanian Bogor (IPB), Dr. Ir. Suwardi, M.Agr saat menjadi narasumber Kuliah Pakar di Unika Santu Paulus Ruteng, Sabtu (22/2/2020)

Program Studi (Prodi) Agronomi Fakultas Ilmu Kesehatan dan Pertanian (FIKP) Universitas Katolik Indonesia (Unika) Santu Paulus Ruteng melaksakan kuliah pakar bertemakan “Pertanian 4.0” di Aula Gedung Utama Lantai 5 Unika St. Paulus Ruteng pada Sabtu, 22 Februari 2020.

Kuliah pakar ini menghadirkan Dekan Fakultas Pertanian Institut Pertanian Bogor (IPB), Dr. Ir. Suwardi, M.Agr sebagai narasumber dan dipandu oleh Onesimus Ke Lele, SP., MP sebagai moderator. Dalam kata pengantarnya, moderator memperkenalkan IPB sebagai universitas ternama tingkat nasional dengan berbagai inovasi terutama dalam bidang teknologi pertanian.

Sementara itu, Dr. Ir. Suwardi, M.Agr dalam materinya menjelaskan beberapa poin penting yaitu tentang permasalahan penduduk dan pangan dunia, pentingnya pertanian dan teknologi pertanian, revolusi industri pertanian 4.0,  peran IPB dalam pengembangan pertanian Indonesia serta pengembangan kualitas SDM di Perguruan Tinggi.

Beliau menjelaskan bahwa populasi penduduk dunia terus bertambah terkhusus di Indonesia dan kita perlu menyediakan makanan untuk mereka. Di sisi lain, konversi lahan pertanian ke non pertanian di Indonesia sangat tinggi >100.000 ha/tahun. Oleh karena itu, Pemerintah Indonesia harus memikirkan usaha-usaha untuk memenuhi kebutuhan pangan.

“Perbaikan dan pemanfaatan lahan marjinal untuk tanaman pertanian atau mencari tanaman pertanian yang cocok untuk lahan marjinal. Perluasan lahan pertanian dengan mengkonversi hutan menjadi lahan terkhusus pada Pulau Papua, dan memperkenalkan pertanian 4.0 untuk efisiensi praktik pertanian, seperti integrated farming, smart farming, and precision farming merupakan beberapa usaha yang dilakukan oleh Pemerintah Indonesia untuk pemenuhan pangan masyarakat Indonesia”, jelasnya.

Lebih lanjut dalam kesempatan tersebut, beliau juga menampilkan beberapa inovasi yang telah dikembangkan oleh IPB seperti benih IPB3S, benih papaya California, dll,. Pengembangan-pengembangan ini menurutnya bisa dijadikan sebagai referensi untuk memotivasi dosen dan mahasiswa Unika St Paulus Ruteng dalam menciptakan inovasi serta mengembangkan potensi pertanian di Kabupaten Manggarai ini.

“Untuk mencapai pertanian maju perlu mempersiapkan sumberdaya manusia (SDM) yang cerdas melalui Pendidikan di universitas. Dan yang menjadi pertanyaannya, “bagaimana mengembangkan SDM di era 4.0 ini?” “Penyusunan kurikulum yang sesuai kebutuhan di era ini dan perlu mengembangkan kerjasama untuk memperoleh inovasi yang dapat mempermudah pekerjaan dan menghasilkan produksi lebih efisien”, tuturnya.

Kuliah pakar ini diakhiri dengan diskusi singkat bersama para peserta yang hadir untuk menyampaikan berbagai pertanyaan. Kegiatan tersebut ditutup oleh moderator dengan ucapan terima kasih dan juga pesan kepada para mahasiswa, “jangan menunggu Pemerintah untuk bertindak dalam pengembangan pertanian, tetapi mulailah dari diri sendiri”.

Kuliah Pakar ini dihadiri oleh dosen serta mahasiswa prodi Agronomi dan Sosial Ekonomi Pertanian. Dengan diadakannya kuliah pakar ini, para mahasiswa mendapat gambaran inovasi pertanian 4.0 yang dapat dikembangkan di kabupaten Manggarai ini terutama dalam bidang Agronomi (Cont/Adm:FP /RN).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

Seminar Nasional Linguistik dan Linguistik Terapan di Kampus Unika Santu Paulus Ruteng

Foto: Para pemateri dan moderator dalam Semnas di GUT Lt 5 Unika St Paulus Ruteng, ...