Unika Santu paulus ruteng

Prodi PBSI Unika Santu Paulus Jalin Kerja Sama Pengembangan Tri Dharma PT dengan Yayasan Klub Buku Baca Petra

Foto: Pengurus Yayasan Buku Baca Petra bersama Keprodi, Sekprodi dan Dosen Prodi PBSI Unika Santu Paulus Ruteng Usai Penandatanganan MoU, Kamis (22/10/2020)

Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (Prodi PBSI) Universitas Katolik Indonesia (Unika) Santu Paulus Ruteng menyelenggarakan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dengan Yayasan Klub Buku Baca Petra pada Kamis (22/10/2020) di Ruang Micro Teaching Unika Santu Paulus Ruteng.

Penandatanganan MoU oleh Ketua Prodi PBSI, Bonefasius Rampung, S.Fil., M.Pd. dan Ketua Yayasan Klub Buku Baca Petra, dr. Ronald Sulsilo. Acara penandatanganan MoU dibuka dengan doa dan ucapan terima kasih, selanjutnya pengantar singkat tentang agenda-agenda yang akan dibicarakan dan urgensinya oleh Sekretaris Prodi PBSI, Yuliana Jetia Moon, M.Hum.

Dalam agenda pendapat dan pertimbangan, Romo Bone selaku Ketua Prodi PBSI memberi apresiasi dan terima kasih dengan ungkapan rasa senang dengan acara penandatanganan MoU ini. “Saya sebagai ketua Prodi PBSI sangat senang dg hal ini. Kami berkomitemen agar MoU ini berjalan dengan lebih konkret,” ungkap rohaniwan Keuskupan Ruteng ini.

Sementara itu, Ketua Yayasan Baca Petra, dr. Ronald Sulsilo mengungkapkan efek dari sebuah MoU. Harapannya bahwa tindakan formalitas melalui penandatanganan MoU harus berlabuh pada aksi. “Saya tidak melihat untung ruginya, yang paling utama mahasiswa kita maju. Sebab kurikulum yang kita jalani selama ini terlalu padat. Kami sudah bekerja sama dengan 7 lembaga luar. Selama ini semua formalitas, selesai di bicara tetapi tidak ada aksen. Saya berharap kali ini berbeda,” ungkap Pendamping ODGJ di Klinik Jiwa Renceng Mose itu. Hal senada ditegaskan Armin Bell yang senantiasa mengharapkan kesempatan seperti ini. “Ruangan ini sangat ditunggu, kita perlu duduk seperti ini. Bukan saja untuk kemajuan kampus tetapi untuk kamajuan Yayasan Klub Buku Petra juga,” ungkap Pemimpin Redaksi Klub Buku Baca Petra.

Acara penandatanganan MoU antara kedu lembaga tersebut berupa kesepakatan kerja sama dalam bidang pengajaran, penelitian, dan pengabdian masuarakat. Bidang pengajaran, seperti berbicara dalam kelas kewirausahaan bahasa, Akses buku, berkunjung ke bedah buku, menjadi narasumber, dan lain sebagainya. Sementara bidang penelitian, seperti menulis di jurnal, menulis buku bunga rampai, dan lain sebagainya. Bidang pengabdian, seperti magang pustakawan, literasi untuk anak putus sekolah, diskusi buku, dan lain sebagainya.

Kesepakatan tersebut ditegaskan oleh Marcelus Ungkang, Dosen PBSI sekaligus Redaktur Klub Buku Baca Petra bahwa kegiatan utama yang bisa dilasanakan adalah literasi, publikasi, dan pelatihan konkret.

Kegiatan yang diprakarsai oleh PBSI tersebut, tentu melihat kegiatan yang diselenggarakan oleh Yayasan Klub Buku Baca Petra berlangsung secara berkesinambungan. Hal ini yang mendorong Prodi PBSI membangun kesepakatan kegiatan bersama, khususnya merealisasikan isi Pasal 2 MoU.

Lebih dari itu, kerja sama antara kedua lembaga tersebut merupakan salah satu pemenuhan standar akreditasi Prodi PBSI. “Kegiatan kerjasama harus PPEPP terutama untuk 9 kriteria. Ini ketetntuan Ristekdikti. Kita MoU dulu baru MoA. Prisipnya harus saling menguntungkan,” ungkap Ketua Lembaga Penjamin Mutu (LPM) UNIKA Santu Paulus Ruteng, Dr. Ans Prawati Yuliantari, M.Hum.

Acara ini selain dihadiri oleh Ketua Prodi PBSI, Sekretaris Prodi PBSI, dan Ketua Yayasan Klub Buku Baca Petra, dr. Ronald Sulsilo dan Ketua Redaksi Klub Buku Baca Petra, juga para dosen PBSI dan anggota Yayasan Klub Buku Baca Petra. (Cont/Adm: BB/RN)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

Webinar Prodi PGPAUD: Pembelajaran AUD Selama Masa Pandemi

Seminar ilmiah Dosen Program Studi (Prodi) Pendidikan Guru Anak  Usia Dini (PGPAUD), Fakultas Keguruan dan ...