Unika Santu paulus ruteng

Prof. Dr. Sebastianus Menggo, M.Pd Dikukuhkan Menjadi Guru Besar Bidang Linguistik

Ruteng, Unika Santu Paulus – Dosen  UNIKA Santu Paulus Ruteng, Prof. Sebastianus Menggo, M.Pd dikukuhkan menjadi Guru Besar bidang linguistik melalui upacara pengukuhan dalam rapat senat luar biasa yang dipimpin langsung oleh Rektor, Dr. Maksimus Regus, S.Fil., M.Si bersama Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LL DIKTI) Wilayah XV, Prof. Dr.  Adrianus Amheka, S.T.,M.Eng. Upacara pengukuhan berlangsung di Aula GUT Lantai 5 UNIKA Santu Paulus Ruteng pada Sabtu, 23 Maret 2024.

Hadir pada kesempatan tersebut sejumlah pejabat LL DIKTI Wilayah XV, Uskup keuskupan Ruteng, Mgr. Siprianus Hormat, Pr.; Dua profesor saksi, Prof. Dr. Frans Salesman, S.E., M.Kes dan Prof. Dr. Yohanes Servatius Lon, M.A.; para penjabat gubernur NTT; Bupati Manggarai, Gerardus Laju Nabit, SE., M.A bersama sejumlah utusan pemerintahan daerah; pimpinan Yayasan Santu Paulus Ruteng, Rm. Ledobaldus Roling Mujur, Pr; Rektor UNIKA Santu Paulus Ruteng, para dosen, dan tenaga kependidikan, dan keluarga besar.

Dalam pidato pengukuhannya Prof. Dr. Sebastianus Menggo, M.Pd mengungkapkan tentang pentingnya “membangun makna linguistik dalam mendukung kompetensi komunikasi interpersonal pada pembelajaran bahasa masa depan”. Prof Sebastianus menyampaikan terimakasih kepada pimpinan LL DIKTI XV, para penjasa, pimpinan Yayasan Santu Paulus Ruteng, pimpinan dan rekan sejawat di UNIKA Santu Paulus Ruteng. Keluarga besar terutama kepada istri (Dr. Sabina Ndiung, M.Pd) yang juga merupakan dosen di UNIKA Santu Paulus Ruteng.

         Dalam sambutannya, kepala LL DIKTI Wilayah XV, Prof. Dr.  Adrianus Amheka, S.T.,M.Eng. menyatakan rasa bangganya atas pencapaian yang diperoleh Prof. Sebastianus. Pengukuhan Prof Sebatianus merupakan simbol suburnya ekosistem keilmuan di institusi tersebut (UNIKA santu Paulus Ruteng). Kalau ada profesor yang dikukuhkan maka itu berarti ekosistem di perguruan tinggi tersebut bertumbuh subur dan kualitasnya akan terkonkritkan. Beliau berpesan bahwa menjadi seorang profesor berarti memegang tanggung jawab yang begitu besar, bukan hanya pada level kampus tetapi juga lebih dari pada itu, tanggung jawab kepada negara. Konsekuensinya adalah menjadi seorang profesor tidak hanya sekadar memenuhi kewajiban tri dharma perguruan tinggi namun juga kewajiban menyumbang tenaga dan pikiran; anytime, anyplace, anywhere untuk kemajuan negara (unlimited space). Beliau juga menyebut bahwa Prof Sebastianus merupakan profesor termuda kedua di lingkungan LL DIKTI Wilayah XV setelah dirinya yang sudah meraih gelar profesor dalam usia 42 tahun.

         Lebih lanjut, Rektor UNIKA Santu Paulus Ruteng, Dr. Maksimus Regus, S.Fil., M.Si menyampaikan apresiasi atas usaha keras Prof Sebastianus untuk memperoleh gelar prestisius yaitu Guru Besar bidang linguistik. “Hari ini, dengan penuh kebanggaan, UNIKA Santu Paulus Ruteng, memperkenalkan dan mempersembahkan salah seorang kolega kami, yang penuh dedikasi, terus mengembangkan diri, sebagai peneliti, pengajar, dan pengabdi kehidupan yang tangguh: Profesor Dr. Sebastianus Menggo, M.Pd”, ujarnya.

          Dalam rasa bangga yang sama, pimpinan Yayasan Santu Paulus Ruteng, Rm. Ledobaldus Roling Mujur, Pr mengungkapkan bahwa Prof Tian telah sungguh menghidup prinsip ketekunan dalam seluruh perjalan hidupnya.  UNIKA Santu Paulus Ruteng berbangga memiliki seorang guru besar yang baru,  guru dari pada guru yang akan menjadi panutan dan teladan bagi para guru dan dosen. Beliau juga menitipkan kepada Profesor kedua di UNIKA Santu Paulus Ruteng, “Prof Tian, kami titipkan linguistik harus menjadi  satu keunggulan di UNIKA Santu Paulus Ruteng”.

         Dalam momen istimewa ini, Uskup Keuskupan Ruteng, Mgr. Siprianus Hormat, Pr, menyampaikan peran penting Gereja dalam memajukan pendidikan dan transformasi sosial di Manggarai Raya. Mgr. Sipri dengan tegas berujar bahwa pendidikan bukan hanya sekedar transfer pengetahuan dari satu generasi ke generasi berikutnya tetapi  merupakan misi rohani yang menghidupkan  dan mencerahkan jiwa-jiwa.  “Pendidikan bukan hanya menjadi hak tetapi   juga merupakan akses yang setara bagi semua orang terlepas dari latar belakang  mereka”.

         Sementara itu, dalam sambutanya, ketua panitia pengukuhan, Bruder Stanislaus Guna, M.Pd mengungkapkan bahwa Prof Sebastianus telah membuktikan kerja keras dan ketekunannya dalam meraih gelar tertinggi akademik yang kemudian menjadi kebanggaan UNIKA Santu Paulus Ruteng. Upacara pengukuhan dimerihkan oleh tim paduan suara Prodi Pendidikan Bahasa Inggris dan UKM Budaya yang dipimpin oleh Rm. Dr. Inosensius Sutam, Pr.*** (MJ).

x

Check Also

Jelang Pengukuhan 175 Guru Profesional, Prodi PPG Unika Ruteng Gelar Seminar Nasional

Ruteng, Unika Santu Paulus – Menyongsong pengukuhan 175 Guru Profesional, Program Studi Pendidikan Profesi Guru ...