Unika Santu paulus ruteng

Salurkan Bantuan Bencana, Unika Santu Paulus Kirim Utusan

Foto: Rektor bersama sejumlah Pejabat Struktural Unika Santu Paulus Ruteng berdoa bersama setelah penyerahan bantuan bagi korban bencana kepada utusan lembaga,
Kamis (15/04/2021) pagi

MANGGARAI-Unika Santu Paulus Ruteng – Universitas Katolik Indonesia (Unika) Santu Paulus Ruteng kembali melanjutkan penyaluran bantuan bencana Lembata dan Adonara hari ini, Kamis (15/04/2021). Penyerahan bantuan secara simbolis oleh Rektor Unika Santu Paulus Ruteng untuk korban bencana, dilakukan di depan Gedung Utama I, dan dihadiri oleh pejabat struktural dan senat universitas, pada Kamis (15/04/2021) pagi. Penyerahan itu diterima oleh utusan khusus dari kampus yang akan ikut mengantar bantuan kemanusiaan ini ke lokasi bencana.

“Hari ini kami mengutus Wakil Rektor II, Dr. Marsel Ruben Payong, M.Pd dan seorang dosen, Pak Poli Payong untuk mengantar langsung bantuan ke Adonara dan Lembata. Mobil truk kayu dari Yayasan akan memuat bantuan barang langsung ke sana. Semoga ini bisa membantu Saudara/I kita yang terdampak di sana”, ujar Rektor Unika Santu Paulus saat ditemui setelah acara penyerahan bantuan tersebut .

Pada kesempatan itu, Rektor juga menyampaikan rasa duka yang mendalam kepada para korban bencana yang menerjang wilayah Nusa Tenggara Timur. “Atas nama pribadi dan civitas academika Unika Santu Paulus Ruteng, saya menyampaikan turut prihatin dan rasa duka cita yang mendalam atas korban meninggal dunia dalam musibah tersebut, dan saya juga memahami kesedihan yang dialami saudara-saudara kita akibat dampak yang ditimbulkan dari bencana ini,” katanya.

Baca juga: Peduli Bencana di NTT, Unika Santu Paulus Ruteng Galang Donasi

Foto: Rektor bersama sejumlah Pejabat Struktural Unika Santu Paulus Ruteng di depan mobil yang akan mengangkut bantuan bencana ke Flores Timur, Kamis (15/04/2021)

Seperti diberitakan sebelumnya, donasi dalam bentuk barang sudah mulai disalurkan ke lokasi bencana di Lembata dan Adonara pada Minggu (11/04/2021) dan telah sampai di lokasi pada Selasa (13/04/2021).

Dua dosen Unika Santu Paulus Ruteng yang berasal dari Flores Timur dan Lembata, Yohanes Kurniawan, M.Pd. dan Bernadus Tube, M.Pd. diutus menjadi perwakilan lembaga untuk mengantar langsung bantuan dalam bentuk barang tersebut langsung ke lokasi bencana.

Dr. Viktor Panteleon, M.Pd., yang menjadi salah satu kordinator penggalang donasi kemanusiaan ini,  menyatakan bahwa sampai dengan Kamis (15/04/2021) pagi, total donasi dalam bentuk uang yang sudah terkumpul mencapai 135.273.001  rupiah. Bantuan itu berasal dari kalangan internal kampus dan juga dari donatur luar kampus. “Sampai dengan hari ini 15 April 2021, bantuan yang sudah terkumpul sudah sebanyak Rp 135.273.001” jelas Viktor.

“Sumbangan ini berasal dari pemberian tulus para dosen, pegawai, mahasiswa, dan para donator dari luar kampus. Sumbangan ini merupakan bentuk kepedulian kampus terhadap bencana yang menimpa masyarakat di wilayah NTT, khususnya di Adonara dan Lembata.” ujar Viktor.

Lebih lanjut  Sekretaris Wakil Rektor II (Warek II) Unika Santu Paulus Ruteng itu menyatakan bahwa, bantuan ini rencananya akan disalurkan dalam dua tahap.

”Sumbangan Tahap I sedang didistribusikan ke para korban pada tanggal 15 April 2020, sebesar Rp 50.000.000, dengan rincian Rp 25.000.000 untuk wilayah Adonara, dan Rp 25.000.000 untuk wilayah Lembata. Sisa dari sumbangan ini akan dialokasikan untuk kegiatan trauma healing bagi para korban, yang akan dikoordinasi langsung oleh pihak kampus, agar mereka dapat melanjutkan hidup tanpa terus dibayangi oleh bencana yang menimpa mereka.”,  terang Viktor yang juga dibenarkan oleh Warek II

Sementara itu bantuan dalam bentuk barang juga sudah terkumpul dan disalurkan ke lokasi bencana. Kordinator pengumpulan donasi dalam bentuk barang, Margareta Febhy Irene, menyatakan bahwa sampai dengan Selasa (13/04/2021) bantuan sebanyak 21 karung pakaian, 1 karung beras, 20 dos berisi makanan kemasan, deterjen, pampers, pembalut, dll. sudah berhasil dikumpulkan.

“Bantuan kemanusiaan ini datang dari berbagai pihak seperti perorangan, keluarga, lembaga maupun komunitas. Pengiriman dibagi dua tahap, yang pertama dilakukan 11 April 2021 dengan jumlah 10 karung besar pakaian siap pakai tujuan Lembata dan telah tiba pada 13 April 2021. Pengiriman tahap dua akan dilakukan pada hari ini 14 April 2021 dengan rincian 11 karung besar, 1 karung beras dan 20 dos paket makanan, deterjen, pampers, pembalut, dll.” terang Febhy.

Rektor Unika Santu Paulus Ruteng menyampikan ucapan terima kasih kepada  kepada Wakil Rektor  II yang mengabil inisiatif untuk mengumpulkan dana, Wakil Rektor I, Wakil Rektor III, Para dekan, Keprodi, Dosen, pegawai, mahasiswa yang telah dengan sukarela memeberikan donasi kepada korban bencana.

Pada kesempatan yang sama, ia juga menyampaikan terimakasih kepada seluruh donator di luar Unika Santu Paulus yang turud memberikan donasi, baik dalam bentuk dana maupun barang.

“Kegiatan donasi ini adalah tugas kemanusiaan dan kewajiban kita sebagai akademisi. Karena itu,  saya mengucapkan trima kasih civitas akademika  Unika Santu Paulus Ruteng yang telah mengambil bagian dalam aksi kemanusian ini.  Atas nama pribadi dan keluarga besar Unika Santu Paulus Ruteng, saya menyampaikan terimakasih kepada mereka yang bergabung dengan kita dalam aksi kemanusiaan ini ada begitu banyak orang yang begitu tanggap, respon dengan seruan kemanusiaan, kita berbanggga, kita berterima kasih, kita mengajak, untuk saling bergandengan tangan dalam aksi kemanusiaan terutama dalam bencana seperti ini” tuturnya.

Unika Santu Paulus Ruteng masih membuka kesempatan untuk siapa saja yang ingin menyalurkan bantuan baik dalam bentuk uang atau barang. Melalui aksi solidaritas ini, Unika Santu Paulus Ruteng ingin membuktikan bahwa kampus bukanlah “menara gading” di tengah masyarakat yang hanya sibuk dengan urusan tridharma perguruan tinggi, tetapi juga terlibat secara langsung dan ikut merasakan suka duka dalam kehidupan bermasyarakat

x

Check Also

Prodi Pendidikan Bahasa Inggris Unika Santu Paulus Kembangkan Model Pembelajaran Enterpreneursip in Tourism

Foto: Profesor Anita Lie saat menyapaikann materi “ Developing Enterpreneurship in Tourism Course Design” Ruteng, ...