Unika Santu paulus ruteng

SHARING BERSAMA PETANI, PRODI SEP UNIKA SANTU PAULUS RUTENG SELENGGARAKAN PKM SEKOLAH TANI

Foto: Dosen Prodi SEP Unika Santu Paulus Ruteng Bersama Para Petani di Agrominawisata Dalo (Sabtu, 21/11/2020)

Prodi Sosial Ekonomi Pertanian (SEP), Fakultas Ilmu Kesehatan dan Pertanian (FIKP), Universitas Katolik Indonesia (Unika) Santu Paulus Ruteng melaksanakan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) dalam bentuk kegiatan Sekolah Tani, dengan tema “Penguatan Kapasitas Kelompok Tani dalam Meningkatkan Ketahanan Pangan Rumah Tangga Petani” pada Sabtu (21/11/2020). Kegiatan yang bertempat di Agrominawisata Dalo ini dihadiri oleh para ketua kelompok tani dan kelompok Simantri sekecamatan Ruteng, para dosen dan mahasiswa prodi SEP.

Ronaldus Don Piran, S.P.,M.P selaku Kaprodi SEP mengungkapkan bahwa tujuan penyelenggaraan kegiatan sekolah tani  ini yang diselenggarakan merupakan ajang sharing antara kampus dengan petani. kegiatan ini juga menjadi ajang meningkatkan wawasan petani demi meningkatkan kesejahteraan rumah tangganya. Ronaldus berharap melalui kegiatan ini, Prodi SEP mendapat banyak pengetahuan terkait persoalan-persoalan nyata di tingkat petani.

Sementara itu, Camat Ruteng, yang juga hadir dan memberi sambutan dalam kegiatan tersebut, menyinggung soal terbatasnya sumber daya manusia, sehingga penting untuk melakukan pendampingan. Salah satu persoalan kita adalah terbatasnya sumberdaya manusia masyarakat tani, maka perlu adanya pendampingan dari berbagai pihak. Selama ini, sudah ada pendampingan dari Dinas Pertanian dan juga di Kecamatan ada BPP. Melalui kegiatan ini diharapkan ada tukar pengalaman antara petani dengan bapak/ibu dosen Prodi SEP agar pertanian di Kecamatan Ruteng ini semakin baik”, ujarnya.  

Senada dengan itu, Kepala Desa Compang Dalo mengungkapkan harapannya agar melalui kegiatan ini, diharapkan ada keuntungan timbal balik antara petani dengan  pengalamannya di lapangan dengan teori-teori di dunia pendidikan. Baik Camat Ruteng maupun Kades Compang Dalo menaruh harapan, agar keterlibatan kampus Unika St. Paulus Ruteng mampu meningkatkan kapasitas SDM petani di wilayah ini.

Dalam kegiatan ini, para ketua kelompok tani dan simantri Kecamatan Ruteng diarahkan untuk membedah persoalan-persoalan yang dihadapi kelompok tani dalam mengembangkan kapasitasnya baik dari segi keorganisasian, kegiatan, dan juga tingkat kesejahteraan rumah tangga kelompok tani itu sendiri. Salah satu persoalan yang disoroti peserta pada kesempatan tersebut adalah lemahnya keorganisasian kelompok tani itu sendiri. Arnoldus Sasbin menyentil soal motivasi anggota kelompok tani yang umumnya membentuk kelompok hanya untuk menjemput program-program pemerintah. Bahkan tidak semua anggota adalah petani. Sehingga menurutnya, tidak semua anggota memiliki visi dan misi yang sama. Ludovikus No, salah satu ketua kelompok simantri, menyoroti persoalan tentang tidak sinkronnya upaya pemerintah untuk menggencarkan pertanian organic dengan perilaku konsumen. “Kami petani selalu pikir tentang keuntungan. Ketika konsumen tidak punya minat tinggi terhadap produk pertanian organik maka hampir tidak ada perbedaan harga antara produk organik dan non organik. Ini akan mengurangi motivasi petani untuk menggeluti pertanian organik”, ujar Lodovikus.

Ada banyak persoalan lain yang muncul dalam sharing ilmu dan pengalaman antara petani dengan warga kampus dalam kegiatan ini. Oleh karena itu, para peserta mengharapkan adanya kegiatan tindak lanjut dari pihak kampus, dalam hal ini Prodi SEP, untuk secara lebih mendalam menggeluti persoalan-persoalan tersebut bersama petani. mereka juga menganjurkan agar ada kegiatan lanjutan di tingkat gapoktan. “Kami tunggu kegiatan berikut di sawah dan kebun-kebun kami” demikian harapan seorang ketua gapoktan Desa Bangka Lao. (Adm: RN)

Leave a Reply

Your email address will not be published.

x

Check Also

Sukses Gelar Konferensi Internasional ICEHHA, Rektor Unika Ruteng Apresiasi Semua Pihak

Foto: Rektor Unika Santu Paulus Ruteng, Dr. Yohanes S. Lon, M.A saat membawakan sambutan penutup ...